HUKUM JUAL BELI UANG BEKAS MENURUT ISLAM

 

PERTANYAAN :
Assalamualaikum,maaf sebelumnya mau bertanya bagaimana hukumnya bisnis tukar uang rusak/lusuh/tdk layak edar misal uang nominal 1000 rupiah di tukar dgn harga separuh atau 500 rupiah,terimakasih.

JAWABAN 
HUKUM TUKAR UANG LUSUH DENGAN UANG BARU DENGAN NILAI SEPARUH HARGA
- Kalau uang lusuh tersebut masih laku, maka hukumnya haram menukar dengan uang yang baru dengan nilai yang tidak sama (lebih tinggi atau lebih rendah). Karena mengandung unsur riba. Dan riba itu haram Akan tetapi kalau uang yang lusuh itu tidak laku, maka boleh ditukar dengan uang baru dengan nilai yang tidak sama (lebih rendah atau tinggi) karena ia dianggap barang; bukan uang. Sehingga tidak ada usnur riba walaupun sistem penukaran tidak sama.
- Kalau penukaran uang lama yang masih berlaku dan uang baru itu sama nilainya, maka hukumnya boleh. 
- Dalil Quran tentang haramnya riba adalah QS ِAl Baqarah 2:275, 278; Ali Imron 3:130.
- Dalil hadits adalah sabda Nabi riwayat Muslim sbb:

الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ وَالْمِلْحُ بِالْمِلْحِ مِثْلًا بِمِثْلٍ ، سَوَاءً بِسَوَاءٍ ، يَدًا بِيَدٍ ، فَإِذَا اخْتَلَفَتْ هَذِهِ الْأَصْنَافُ فَبِيعُوا كَيْفَ شِئْتُمْ، إِذَا كَانَ يَدًا بِيَدٍ
Artinya: Transaksi pertukaran emas dengan emas harus sama takaran dan timbangannya, dari tangan ke tangan (kontan), kelebihannya adalah riba; perak dengan perak harus sama takaran dan timbangannya, dan dari tangan ke tangan (kontan), kelebihannya adalah riba; tepung dengan tepung harus sama takarannya dan timbangannya, dan dari tangan ke tangan (kontan), kelebihannya adalah riba; korma dengan korma harus sama takaran dan timbangannya, dan dari tangan ke tangan (kontan), kelebihannya adalah riba; garam dengan garam harus sama takaran dan timbangannya, dan dari tangan ke tangan (kontan), kelebihannya adalah riba.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jatim dan Jombang juga sepakat atas haramnya uang yang masih berlaku dengan nilai tukar yang tidak sama yang banyak terjadi saat menjelang lebaran Idul Fitri.
Ada jalan keluar bagi pelaku jasa penukaran uang sejenis (rupiah dengan rupiah) agar tidak terlibat riba dan tetap mendapat keuntungan. Yaitu, si pemilik uang tidak baru memberi semacam hadiah "ucapan terima kasih" pada pelaku jasa. Karena hadiah, tentu saja nilainya tidak boleh ditentukan. Ini pendapat KH. Abdurrahman Nafis, anggota MUI Jatim.
Adapun menukar uang lama (antik) yang sudah tidak laku, maka boleh ditukar dengan uang baru dengan nilai yang tidak sama karena uang kuno tidak lagi dianggap uang, tapi dianggap barang. 
CopyRight:
Back to top
Stop!! Jangan Simpan Uang Bekas Anda Yang Tidak Laku, Apalagi Dibuang - Selamat Datang Di " Jual Beli Uang Bekas "